ShareThis

Friday, July 16, 2010

PLN: Pengusaha Salah Hitung

http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2008/08/14/200534p.jpgJAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Bisnis dan Manajemen Resiko PLN Murtaqi Syamsuddin menegaskan para pengusaha salah menghitung kenaikan tarif dasar listrik (TDL) di sejumlah sektor industri, terutama penghitungan yang menunjukkan kenaikan tarif hingga 80 persen. Hal ini diungkapkannya usai mengikuti rakor menteri dan institusi terkait di kantor Menko Perekonomian, Jumat (16/7/2010).

"Oh kalau itu, saya yakin karena salah hitung. Kita sudah hitung memang ada yang naik tapi tidak seekstrim itu," ungkapnya. Murtaqi mengatakan keduanya sudah bertemu untuk menghitung bersama.

Menurut Murtaqi, kesalahan menghitung ada di pihak pengusaha. Ketika dihitung ulang, industri yang mengklaim kenaikannya bisa mencapai 80 persen, ternyata hanya naik sebesar 12 persen. Rakor akhirnya menyepakati batas atas kenaikan tagihan listrik industri sebesar 18 persen dan menjamin tidak akan ada kenaikan di atas angka tersebut. Namun, mereka juga masih akan membahas batas bawah penurunan tagihan bagi sejumlah industri karena dampak keputusan tarif dasar listrik baru.

Murtaqi juga mengatakan tarif multiguna dan daya maksimal yang juga dipersoalkan sejumlah industri besar sudah termasuk dalam tarif listrik yang akan diberlakukan segera dengan kenaikan tagihan maksimal 18 persen. Menurut Murtaqi, sebelum Senin, keputusan ini harus sudah diterapkan agar prinsipnya bisa dijadikan dasar perhitungan tagihan awal bulan mendatang.

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan Kasih Komentar ®
U Comment || I Follow ®

Backlink Gratis »» Gunakan opsi "Name/Url" untuk memasukkan 'Nama' dan 'url' anda.
* Masukkan 'url' diawali http://
* Url boleh kosong >> ®

Bantu Blog ini melintasi jaringan di setiap kompi di tempat anda
Dengan menSubcribe, Vissit dan memFollow blog ini
saran dan k"ritik anda sangat bermanfaat buat Saya ^_^ ,..
** WasSallam **
Traffic live
http://www.aminkrz.co.cc/

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | free samples without surveys